Beranda / Technology / Poltesa Serahkan Inovasi Blower Tenaga Surya untuk Nelayan di Pulau Lemukutan

Poltesa Serahkan Inovasi Blower Tenaga Surya untuk Nelayan di Pulau Lemukutan

KAYONA PASUARUAN – Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menyerahkan inovasi blower tenaga surya kepada Kelompok Nelayan Laut Biru di Desa Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, pada Senin (14/9/2026). Teknologi ini dikembangkan untuk mengoptimalkan dan mempercepat proses pengeringan ikan teri di kawasan pesisir.

Inovasi tersebut merupakan hasil Penelitian Terapan Inovasi bertajuk “Inovasi Teknologi Panel Surya Portabel untuk Penangkapan dan Pengeringan Ikan Teri di Pulau Lemukutan” . Program ini didanai melalui Dana DIPA Poltesa Tahun Anggaran 2026 dengan Nomor Kontrak 031/PL37/AL.04.03/PL/2026.

Tim peneliti yang terdiri dari 3 dosen dan 10 mahasiswa memulai perjalanan menuju Pulau Lemukutan sejak Minggu (13/9/2026) pukul 04.00 WIB dari Bengkel Jurusan Teknik Mesin Poltesa. Setelah menempuh perjalanan darat tiga jam ke Pelabuhan Teluk Suak dan dilanjutkan dua jam perjalanan laut, tim tiba di Dermaga Teluk Cina, Pulau Lemukutan.

Uji Coba Lapangan dan Hasil Efisiensi

Sebelum diserahterimakan, tim melakukan instalasi dan pengujian langsung pada Senin pagi (14/9/2026) di depan kediaman Kepala Desa Lemukutan. Pengujian yang berlangsung selama empat jam (pukul 09.00–13.00 WIB) menggunakan 100 gram ikan teri basah.

Meskipun cuaca saat itu mendung dan diselimuti kabut asap tebal, hasil pengamatan menunjukkan adanya penurunan berat ikan sekitar 5 gram setiap 30 menit. Blower bekerja dengan mengalirkan udara di permukaan ikan untuk mempercepat penguapan udara secara fisik.

“Pengujian lapangan menjadi bagian penting karena teknologi tidak hanya dibuat di kampus, tetapi harus diterapkan pada kondisi nyata di lokasi sasaran,” terang perwakilan tim.

Serah Terima dan Pelatihan

Seremoni serah terima ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua Tim Peneliti, Pande Putu Agus Santoso, S.Pd., M.Sc., dan Kepala Desa Pulau Lemukutan, Ahmad Yusuf. Perwakilan tim, Ikhlas Sanubary, berharap hibah alat ini dapat dirawat serta dimanfaatkan secara optimal oleh nelayan.

Selain penyerahan alat, tim memberikan pembekalan terkait penggunaan dan perawatan. Pengoperasiannya dibuat sederhana menggunakan tombol on-off . Untuk perawatan panel surya, permukaan panel cukup dibersihkan secara teratur menggunakan air tawar tanpa deterjen.

Kepala Desa Pulau Lemukutan, Ahmad Yusuf, mengapresiasi inovasi ini dan berharap kerja sama dengan Poltesa terus berlanjut di sektor perikanan, pariwisata, perkebunan, energi, hingga kebersihan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *