Beranda / Pasuruan / Angin Kencang Terjang Pasrepan, Tiga Rumah Warga Rusak Berat Tertimpa Pohon

Angin Kencang Terjang Pasrepan, Tiga Rumah Warga Rusak Berat Tertimpa Pohon

Pasuruan – Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang permukiman warga di Dusun Krajan, Desa Petung, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/9/2026) sore. Tiga rumah warga mengalami kerusakan berat setelah sebuah pohon petai tumbang dan menimpa bangunan.

Kepala Desa Petung, Mursidi, mengatakan kondisi cuaca di wilayahnya mulai terganggu sejak Sabtu pagi. Hujan dan angin yang terjadi sejak sekitar pukul 10.00 WIB juga sempat menyebabkan aliran listrik padam sebanyak dua kali.

Kondisi tersebut kemudian memburuk pada sore hari. Hembusan angin yang cukup kuat menyebabkan pohon petai tumbang di kawasan permukiman. Pohon tersebut kemudian menimpa rumah warga hingga mengakibatkan kerusakan pada bagian atap dan ruang tamu.

Tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Remelan, Nasiah, dan Slamet. Kerusakan yang terjadi cukup parah, terutama pada bagian atap dan sejumlah bagian bangunan.

“Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun kerugian material ditaksir cukup besar akibat kerusakan berat pada bagian bangunan rumah,” ujar Mursidi.

Setelah menerima laporan kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan langsung melakukan penanganan. Tim Reaksi Cepat (TRC) diterjunkan ke lokasi untuk memastikan kondisi warga sekaligus melakukan asesmen terhadap dampak kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk penanganan pascabencana.

“Assesmen sudah kita lakukan dan sekaligus menyerahkan logistik kedaruratan kepada korban,” kata Sugeng.

Sehari setelah kejadian, warga bersama perangkat desa dan sejumlah pihak terkait melakukan kerja bakti. Pada Minggu (13/9/2026), mereka membersihkan material bangunan, puing-puing, serta sisa atap yang roboh akibat tertimpa pohon.

Penanganan dilakukan secara gotong royong agar rumah warga yang terdampak dapat segera dibersihkan dan kondisi lingkungan kembali aman untuk ditempati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *