KAYONA PASUARUAN – Rangkaian peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Postel) ke-81 yang bermuara di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung, Jawa Barat, menjadi momentum krusial bagi konsolidasi ekosistem teknologi informasi dan komunikasi (ICT) nasional. Acara ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi industri, melainkan menekankan pentingnya pemerataan konektivitas dan kematangan infrastruktur digital dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Ketua Umum Panitia Hari Bhakti Postel ke-81, Theodorus Ardi Hartoko (Teddy), menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan yang digelar sejak Agustus 2026 ini dirancang untuk merefleksikan betapa luasnya ekosistem digital saat ini. Rangkaian acaranya meliputi pameran teknologi digital, kompetisi esports, turnamen olahraga, aksi donor darah, hingga upacara puncak.
Teddy menegaskan bahwa pertumbuhan sektor digital tidak lagi terbatas pada interaksi antara operator seluler, penyedia infrastruktur, dan vendor teknologi, melainkan telah menyatu dengan aktivitas masyarakat luas.
“Enam rangkaian acara sudah terselenggara dengan baik. Ini wujud kolaborasi yang sangat luar biasa dari seluruh pemangku kepentingan yang ada di industri digital,” ujar Teddy.
Kolaborasi Multisektor dan Penghargaan Industri
Puncak peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 dimanfaatkan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memberikan penghargaan tinggi kepada para pelaku industri ICT yang secara konsisten membangun fondasi komunikasi nasional. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Angga Raka Prabowo, menyerahkan penghargaan kepada jajaran asosiasi, lembaga, dan penyedia teknologi global.
Beberapa penerima penghargaan strategi tersebut antara lain Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).
Apresiasi juga diberikan kepada ASKALSI, ASIOTI, ASPIMTEL, PANDI, Indotelko, PT Pos Indonesia, serta penyedia solusi teknologi global yaitu Ericsson, ZTE, dan Huawei.
Integrasi Ekosistem untuk Pertumbuhan Ekonomi
Perkembangan infrastruktur konektivitas yang kuat diyakini menjadi pendorong utama transformasi ekonomi digital. Teddy menyatakan bahwa integrasi seluruh elemen industri dan masyarakat merupakan kunci terwujudnya inklusivitas digital yang merata di seluruh pelosok tanah air.
“Kami sebagai pelaku industri konektivitas digital di Indonesia melihat bahwa inklusivitas digital sangat diminati oleh masyarakat secara luas dan merata. Tujuan agar konektivitas ini semakin terintegrasi melibatkan seluruh ekosistem di Indonesia, sehingga mampu menumbuhkan perekonomian yang ditopang melalui kematangan infrastruktur digital,” ungkap Teddy.
Sinergi ini memperjelas pembagian peran antara regulasi dan investasi teknologi: pemerintah menyiapkan arah kebijakan dan pendukung ekosistem, sementara pelaku industri menghadirkan jaringan investasi, inovasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta layanan digital yang andal bagi publik.










