Beranda / Nasional / Kurang dari 24 Jam, Ferry Irwandi Kumpulkan Rp10,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Kurang dari 24 Jam, Ferry Irwandi Kumpulkan Rp10,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Pendiri Malaka Project sekaligus konten kreator ternama Ferry Irwandi berhasil menggalang dana fantastis sebesar Rp10,3 miliar untuk membantu korban banjir dan tanah longsor di Sumatera. Donasi tersebut terkumpul dalam waktu kurang dari 24 jam melalui rangkaian live streaming maraton yang ia lakukan di kanal YouTube pribadinya.

Penggalangan dana dimulai pada Senin (1/12/2025) dengan target awal sebesar Rp1 miliar. Namun, antusiasme publik melampaui perkiraan. Hanya dalam tiga jam pertama, donasi langsung menembus angka Rp1 miliar. Ferry kemudian melanjutkan siaran langsung selama 12 jam penuh untuk memperluas jangkauan bantuan.

Berdasarkan data terakhir, tercatat 87.692 donatur ikut berpartisipasi dalam kampanye bertajuk “Solidaritas Bantu Korban di Sumatera” yang disalurkan melalui platform Kitabisa. Capaian ini menjadikannya penggalangan dana kategori bencana terbesar sepanjang sejarah Kitabisa.

Ferry memastikan bantuan akan segera disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak dengan prioritas daerah terisolasi, seperti Aceh Tamiang, Tapanuli, Aceh Utara, Aceh Tengah, Sibolga, Kabupaten Agam, dan Palembayan.

Menurut Ferry, tantangan utama bukan pada besarnya dana, melainkan akses menuju lokasi bencana. Banyak jalur transportasi terputus akibat longsor dan kerusakan jembatan, sehingga memperlambat proses distribusi logistik.

“Semua wilayah sudah kami petakan. Tantangan terberat nanti ada di jalur transportasi, itu yang sedang kami siapkan,” ujar Ferry melalui akun Instagram pribadinya. Ia juga berjanji akan menyampaikan laporan distribusi bantuan secara berkala kepada publik.

Ferry turut menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini. “Terima kasih untuk 87 ribu lebih donatur yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu, serta semua pihak yang terlibat. Setiap bantuan sangat berarti,” ucapnya.

Aksi cepat Ferry Irwandi mendapatkan respons positif luas dari warganet. Banyak netizen mengapresiasi kepedulian serta kecepatannya dalam menggalang dana. Bahkan, sejumlah pengguna media sosial menyatakan siap menjadi relawan untuk membantu proses distribusi di lapangan.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperbarui data korban. Hingga 2 Desember 2025, tercatat 604 orang meninggal dunia dan 464 orang masih dinyatakan hilang. Rinciannya, Sumatera Utara mencatat 283 korban jiwa, Sumatera Barat 165 korban, dan Aceh 156 korban.

Total warga yang terdampak mencapai lebih dari 1,5 juta jiwa, dengan 570.700 orang terpaksa mengungsi. Kerusakan infrastruktur juga sangat parah, meliputi 3.500 rumah rusak berat, 4.100 rusak sedang, dan 20.500 rusak ringan.

Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum lumpuh, dengan 282 bangunan pendidikan dan 271 jembatan dilaporkan rusak. Kondisi ini semakin menyulitkan distribusi bantuan dan proses pencarian korban di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *