Di tengah gempuran brutal Israel dan situasi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan di Gaza, solidaritas luar biasa justru ditunjukkan warga Palestina kepada Indonesia. Seorang warga Gaza bernama Abu Ahmad menyumbangkan 1.000 dolar AS untuk membantu korban banjir bandang di Sumatera melalui KISPA. Donasi tersebut diberikan meski ia sendiri hidup dalam keterbatasan. Bahkan, Abu Ahmad masih menyampaikan permohonan maaf karena merasa bantuannya terlalu kecil.
Ungkapan solidaritas juga datang dari warga Gaza lainnya, Waseem Saad, yang menyampaikan doa dan belasungkawa melalui sebuah video. Dalam pesannya, ia menyebut Indonesia sebagai bangsa yang selama ini konsisten memberi dukungan kepada Palestina. Video tersebut kemudian viral di media sosial dan mengundang gelombang empati serta haru dari masyarakat Indonesia.
Sementara itu, skala bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera terus diperbarui oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hingga Rabu (3/12/2025), tercatat 753 orang meninggal dunia, 650 orang dinyatakan hilang, dan sekitar 2.600 orang mengalami luka-luka.
Dampak kerusakan juga sangat luas. Ribuan rumah warga rusak, sementara sejumlah fasilitas umum seperti jembatan, sekolah, dan tempat ibadah ikut terdampak. Selain itu, jumlah pengungsi dilaporkan telah menembus lebih dari 3,3 juta jiwa yang tersebar di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data tersebut masih bersifat dinamis karena proses pencarian dan pendataan korban terus berlangsung.










