PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Timur. Melalui inovasi andalan RSUD Grati, SISTER PERI SI PLUS—Sistem Terpadu Pelayanan Geriatri Sinergi dengan Paguyuban Lansia Untuk Sehat dan Bersinergi dengan Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian—berhasil masuk dalam jajaran Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 dalam kategori Penyediaan Layanan Kesehatan.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, dalam acara Pembukaan Pameran Inovasi Pelayanan Publik dan Jatim Bureaucracy Fest 2023, serta Penganugerahan KOVABLIK 2025 di Marriot Surabaya, Jumat (12/12/2025).
👵 Kunci Sukses: Layanan Komprehensif dan Integrasi Produktif
Inovasi SISTER PERI SI PLUS, yang pertama kali diluncurkan pada masa Pandemi COVID-19 tahun 2020, berfokus penuh pada peningkatan kualitas hidup lansia di Kabupaten Pasuruan. Inovasi ini menyajikan rangkaian layanan terpadu yang komprehensif:
- Klinik One Stop Service (2020): Layanan geriatri terintegrasi tanpa antri dalam satu ruangan (pemeriksaan dokter, lab, gizi, dan obat).
- Home Visit Dokter Spesialis (2021) & Antar Jemput Gratis (2021): Memastikan lansia yang tidak bisa datang ke rumah sakit tetap mendapatkan perawatan spesialistik di rumah.
- AVENGER (Quick Response Emergency) (2022): Layanan kegawatdaruratan lansia melalui telepon/WhatsApp yang kini terhubung dengan 112 Call Center Pemkab Pasuruan.
- High Access (2023-2025): Menyediakan paguyuban lansia, konsultasi via WhatsApp, talkshow kesehatan, dan kunjungan dokter spesialis ke Puskesmas/klinik.
Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, mengungkapkan bahwa keunikan SISTER PERI SI PLUS terletak pada sinergi produktifnya. “Kami melibatkan kegiatan produktif seperti kebun lansia dan budidaya ikan, hasil kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Perikanan,” jelasnya.
Saat ini, hampir 200 lansia aktif tergabung dalam paguyuban, bahkan hasil kebun dan ikan mereka diolah dan dijual ke Kafe RS, memberikan dampak positif ganda: kesehatan fisik dan mental, serta produktivitas ekonomi.
💖 Berdampak Nyata pada Semangat Lansia
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam presentasi hybrid pada 27 November 2025 lalu, telah menjabarkan bahwa inovasi ini terbukti berhasil mendekatkan dan memudahkan pelayanan kesehatan bagi warga senior di atas 60 tahun.
“Banyak masalah yang dihadapi sampai akhirnya membuat inovasi ini. Alhamdulillah RSUD Grati terbukti berhasil dalam rangka mendekatkan dan memudahkan pelayanan kesehatan kepada para lansia usia diatas 60 tahun,” ujar Bupati Rusdi kala itu, menekankan dampak inovasi ini dalam meningkatkan semangat dan kepedulian lansia terhadap kesehatan mereka.
Prestasi ini membuktikan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memberikan pelayanan publik yang inovatif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok lansia. (Admin)










