Jakarta – Pesta olahraga SEA Games 2025 memasuki hari penuh perburuan medali pertama pada Rabu, 10 Desember 2025. Sebanyak 11 cabang olahraga akan dimainkan, dengan total 37 medali emas siap diperebutkan. Kontingen Indonesia langsung tancap gas, menargetkan emas dari cabor-cabor unggulan, terutama Bulu Tangkis dan Akuatik.
Final Bulu Tangkis: Indonesia Berpeluang Kawinkan Emas Beregu
Harapan emas terbesar Indonesia hari ini tertumpu pada final beregu bulu tangkis, yang menjanjikan duel klasik di Asia Tenggara:
- Beregu Putri: Srikandi Indonesia, yang diperkuat Gregoria Mariska dan kolega, akan menghadapi rival berat Thailand untuk memperebutkan emas.
- Beregu Putra: Tim Garuda yang dipimpin Alwi Farhan akan berhadapan dengan Malaysia di partai final.
Kemenangan di kedua nomor ini akan mewujudkan target mengawinkan medali emas beregu.
Berburu di Kolam Renang dan Lintasan Sepeda
Di cabor Renang Akuatik, Indonesia berpeluang meraih medali dari nomor krusial Estafet 4×100 meter gaya bebas putri di sesi final malam hari.
Potensi emas juga datang dari Sepeda Gunung (MTB), di mana Indonesia mengirimkan atlet-atlet terbaiknya di kategori Downhill:
- Downhill Putra: Rendy Varera Sanjaya siap bersaing untuk podium juara.
- Downhill Putri: Milatul Khaqimah dan Riska Amelia Agustina siap menjadi juara di sektor putri.
Semifinal dan Babak Kualifikasi Penentu
Selain final, beberapa cabor lain akan memainkan pertandingan penentu menuju perebutan medali:
- Hoki 5s: Baik tim putra maupun putri Indonesia akan menghadapi duel semifinal yang menentukan melawan tim tuan rumah Thailand pada pagi hari. Kemenangan akan memastikan tiket ke final emas.
- Taekwondo: Andi Sultan Altaf Mirza akan tampil di perebutan medali nomor Poomsae Freestyle Individu Putra.
- Ju-jitsu: Atlet Indonesia akan bertarung di babak perempat final, termasuk Steefanny Kinky Henandhita (52kg putri) dan Artz Brilliant Perfecto Tanujaya (77kg putra).
Hari ini adalah pembuktian awal komitmen Indonesia untuk meraih prestasi terbaik di SEA Games 2025. (Sls)










