Tampilan tugu batas Kota Pasuruan kini tampak lebih menarik. Pemerintah Kota Pasuruan sedang melakukan pembaruan desain tugu-tugu tersebut dengan menyesuaikan identitas daerah sebagai “Kota Madinah”. Seluruh tugu batas kota direncanakan akan dipercantik menggunakan konsep serupa.
Pekerjaan dimulai dari tugu yang berada di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo. Tugu lama dibongkar dan diganti dengan miniatur berbentuk kubah masjid berwarna hijau putih dengan sentuhan ornamen keemasan di sisi barat dan timurnya.
Kepala DLHKP Kota Pasuruan, Samsul Rizal, menjelaskan bahwa renovasi tersebut menggunakan dana corporate social responsibility (CSR). Ia mengungkapkan, perbaikan dilakukan karena kondisi struktur lama sudah rusak, termasuk bagian atap, dinding, dan beberapa huruf “Selamat Datang Kota Pasuruan” yang hilang.
“Nantinya akan ada tambahan elemen payung Madinah di kedua sisi tugu,” jelas Rizal.
Ia juga menambahkan bahwa dua tugu batas kota lainnya, masing-masing di Kelurahan Blandongan (Kecamatan Bugul Kidul) dan Kelurahan Karangketug (Kecamatan Gadingrejo), akan diperbaiki secara bertahap dengan konsep yang sama seperti di Pohjentrek karena kondisinya juga memerlukan pembenahan.










