PASURUAN โ Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin kompetitif di era digital terus dilakukan Pasuruan Creative Center (PCC). Bersama Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, PCC menggelar Pelatihan Digital Marketing bertajuk “Strategi Konten Kreatif & Personal Branding di Era Digital”.
Pelatihan yang berlangsung di Hall Fina Golf Prigen pada Minggu (14/6/2026) ini menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk memperdalam kemampuan memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran sekaligus membangun identitas merek yang lebih kuat.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang telah berpengalaman di industri digital, yakni Niko Julius, seorang Digital Marketing & Instagram Expert, serta Nasion Patriotik, yang dikenal sebagai Visual Content Creator. Keduanya membagikan pengalaman sekaligus strategi praktis mengenai pembuatan konten yang menarik, pengembangan personal branding, hingga cara memaksimalkan media sosial untuk meningkatkan daya saing usaha.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga kesempatan berdiskusi secara langsung mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan bisnis di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Sebagai pelengkap acara, Mima Mimindut dan Ilham Aga turut memandu jalannya kegiatan sehingga suasana pelatihan terasa lebih santai, komunikatif, dan penuh semangat.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pasuruan Creative Center dalam mendukung transformasi digital UMKM di Kabupaten Pasuruan. Melalui pelatihan seperti ini, pelaku usaha diharapkan mampu menghasilkan konten promosi yang lebih kreatif, membangun branding yang kuat, serta memperluas jangkauan pasar melalui berbagai platform digital.
Dengan mengusung semangat #UMKMNaikKelas, Pasuruan Creative Center terus menghadirkan ruang belajar dan kolaborasi bagi masyarakat kreatif. Harapannya, semakin banyak UMKM lokal yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, meningkatkan nilai produknya, serta tumbuh menjadi usaha yang lebih mandiri dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.









