Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi gelombang laut tinggi di beberapa perairan Indonesia pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.
Gelombang laut diperkirakan dapat mencapai puncaknya hingga 4 meter, menimbulkan risiko serius bagi keselamatan pelayaran dan aktivitas pesisir.
Wilayah dengan Potensi Gelombang Tinggi (2,5 – 4 Meter)
BMKG secara spesifik menyoroti tiga wilayah perairan utama yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter:
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Laut Natuna Utara
Faktor Penyebab
Kondisi gelombang tinggi ini sangat dipengaruhi oleh pola angin yang kuat:
- Wilayah Utara: Angin bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan antara 4-20 knot.
- Wilayah Selatan: Angin bergerak dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan lebih tinggi, yaitu 6-30 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau berada di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, yang selaras dengan lokasi potensi gelombang paling tinggi.
Imbauan Keselamatan
BMKG mendesak seluruh pihak terkait, termasuk:
- Masyarakat pesisir
- Nelayan tradisional
- Operator transportasi laut
Untuk meningkatkan kewaspadaan. Gelombang tinggi dalam kisaran 2,5 hingga 4 meter berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran dan aktivitas di laut. (Sls)










