Stadion R. Soedarsono di Pogar, Bangil—yang merupakan aset Pemkab Pasuruan—akan digunakan sebagai lokasi pertandingan fase grup Liga 4. Agar memenuhi standar, stadion tersebut membutuhkan sejumlah perbaikan. Menariknya, pembenahan ini tidak menggunakan dana pemerintah, melainkan dilakukan sepenuhnya oleh pihak ketiga.
Perbaikan ditangani oleh manajemen Pasuruan United, klub yang menjadi tuan rumah Grup D Liga 4 musim ini. Setelah menetapkan Stadion R. Soedarsono sebagai markas, manajemen berkomitmen memperindah fasilitas stadion.
Manajer Pasuruan United, Fitroh Mucharom, menjelaskan bahwa pihaknya akan merenovasi bench pemain dengan total 34 kursi. Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp 100 juta, yang dikucurkan sebagai bentuk CSR kepada pengelola stadion.
Ia menyebutkan, proses perakitan ditargetkan rampung pada 7 Desember, kemudian dilanjutkan pemasangan agar selesai sebelum kick off Liga 4 dimulai.
Fitroh menegaskan bahwa seluruh biaya operasional Pasuruan United selama mengikuti Liga 4 musim 2025/2026 ditanggung sepenuhnya oleh manajemen klub. Mereka tidak menggunakan dana APBD sedikit pun.
“Kami murni bergerak sebagai pihak swasta di industri sepak bola, dengan tujuan memajukan sepak bola di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.










